| Home | Book-Literature | Inspiring-Religion | Economy-Business | Social-Cultural-Languange | Politics-Conspiracy | Health-Sport | Music-Movie | Femininity-Parenting |
Showing posts with label true story. Show all posts
Showing posts with label true story. Show all posts

Sunday, 6 November 2016

REVOLUSI BODY (RAHASIA DIET AMAN, ALAMI, MUDAH & MENYENANGKAN)


Experience is the best teacher (pengalaman adalah guru terbaik).

Banyak yang menerapkan ini dalam hal pendidikan, karir, bisnis, maupun percintaan. Namun tak banyak yang menerapkannya dalam hal DIET.

Diet saat ini banyak dilakukan oleh kalangan masyarakat perkotaan bukan hanya untuk melangsingkan badan semata, tapi juga untuk meningkatkan kualitas kesehatan tubuh.

Dr. Michael Orlich, seorang peneliti dari Loma Linda University di California, mengungkapkan bahwa diet efektif dalam memperpanjang umur dan mencegah terjadinya penyakit kronis.

Diet juga bermanfaat untuk membuat tidur lebih nyenyak. Menurut hasil penelitian di jurnal online Apetite, disebutkan bahwa tidur yang sangat singkat terkait dengan kurangnya asupan air putih dalam tubuh.

Jika melakukan diet, maka tidur akan pulas karena hampir semua diet mengharuskan kita untuk cukup minum air putih setiap harinya.

Kenyataannya dari sekian metode diet yang ada saat ini, tidak semuanya efektif dan berhasil dalam menurunkan berat badan. Lalu, teknik diet seperti apa yang tepat dan memiliki tingkat keberhasilan mendekati 100%?

Caranya lakukanlah teknik atau metode diet yang sudah dipraktekan langsung oleh orang lain dan telah terbukti berhasil. Hal ini bertujuan agar peluang diet tersebut berhasil pada diri Anda akan semakin besar.

Kami akan beri kemudahan Anda untuk mendapatkan cara diet efektif yang sudah dipraktekan langsung oleh seseorang bernama Bagus Satwika.

BAGUS SATWIKA adalah salah satu orang yang pernah mengalami kegemukan yang disebabkan ketidakmampuannya mengelola rasa lapar dalam tubuhnya.

Mulai mengalami kegemukan semasa SD sampai dengan SMP. Mengalami masa ideal di SMU dan kembali lagi mengalami kegemukan setelah mulai mendapatkan pekerjaan.

Dia percaya bahwa setiap orang gemuk berhak memiliki kesempatan untuk melakukan Revolusi Body pada dirinya.

Dengan revolusi tubuh yang dilakukan akan banyak memberikan dampak positif mulai dari percaya diri yang meningkat, tubuh yang lebih baik bahkan sampai dengan indikator kesehatan yang semakin bagus.

Setelah bisa lepas dari kegemukan yang dialaminya, Bagus Satwika mempunyai misi untuk bisa membantu semua orang untuk mengatasi masalah kegemukannya.

Dia pun menuangkan seluruh pengalaman dan juga metode diet yang dijalankannya dari awal hingga berhasil menurunkan berat badannya sampai puluhan kilogram dalam waktu singkat di e-book:

Di dalam e-book ini pembaca akan mendapatkan berbagai hal yang tak umum namun penulis meyakinkan bahwa metode atau teknik tersebut aman dan bermanfaat membantu Anda memiliki tubuh langsing, seperti:

1. Cara mengefektifkan diet dengan mengubah “pola pikir”
2. Langsing dengan melakukan gerakan tubuh ala anak muda”
3. Diet dengan memahami makna “lapar yang sesungguhnya”

4. Tipe-tipe tubuh manusia yang bisa mengalami kegemukan
5. Mitos-mitos yang keliru mengenai aktivitas diet

6. Menjadi langsing dengan menggunakan “pola makan orang desa”
7. Aktivitas yang tepat agar setelah langsing, anda tidak kembali gemuk

Semua itu bukanlah teori semata melainkan telah terbukti keberhasilannya karena berasal dari pengalaman sang penulis, Bagus Satwika.

Tunggu apa lagi? Kini saatnya Anda memperoleh tubuh langsing dan sehat dengan teknik diet yang aman, alami, mudah, dan menyenangkan di dalam e-book revolusioner ini!

CUKUP DENGAN RP 120.000,00 SAJA ANDA BISA MEMILIKI BUKU REVOLUSI BODY INI DI SINI...

Saturday, 8 October 2016

WOMENPRENEUR: MY LIFE, MY STORY, MY BABARAFI (NILAM SARI)



KISAH INSPIRATIF NILAM SARI, FOUNDER KEBAB TURKI BABA RAFI


Catatan pribadi seorang perempuan muda bernama Nilam Sari yang sukses mengembangkan bisnisnya hingga memiliki 1200 outlet di 8 negara.

Nama “KEBAB TURKI BABA RAFI” tentu sudah tak asing lagi di telinga kita, apalagi bagi yang suka makan, penjelajah kuliner atau culinair hunter.

Nilam Sari adalah foundernya. Bersama suaminya Hendy Setiono, Nilam membangun bisnis “BABARAFI”.

Kini melalui Kebab Turki Baba Rafi, mereka telah berhasil memiliki sekitar 1200 outlet di seluruh Indonesia, Malaysia, Filipina, Tiongkok, Srilanka, Brunei Darussalam, Singapura, dan Eropa. WOW!

Beberapa penghargaan yang berhasil didapat pengusaha kelahiran Jakarta, 25 November, 35 tahun lalu ini antara lain:

1. 2nd Winner of "Indonesia Women Entrepreneur Award" by Info Franchise

2. 1st Winner of "Indonesia Woman Future Leader" by SWA Magazine (2010)

3. Invited Participant of The 2010 Changing Faces Women's Leadership Program

4. "Woman as Innovator Entrepreneur: Generating Economic Growth and Job Creation" held in Honolulu, Hawai (2010)
5. Winner of "Manggo Woman on Top" by Mango

6. Keynote Speaker at Singapore Human Capital Summit 2011 on "Accelerating Leadership Development in Asia Pasific" topic in Singapore

7. Speaker of "Project Connect: Southeast Asia Entrepreneur Forum" by @america US Embassy
8. Keynote Speaker of "Catalyze Your Dream" by US Embassy

9. Peserta dalam program World Enterpreneur by Ernst and Young 2014 di Monaco

10. Peserta Ernst and Young 2014 - Strategic Growth Forum events di Shangha

Impressive bukan?!
Ingin tahu bagaimana Nilam Sari bisa meraih semua itu?

Temukan kisah selengkapnya di E-Book WOMANPRENEUR: MY LIFE, MY STORY, MY BABARAFI
Sebuah e-book setebal 213 halaman berisi perjalanan hidup Nilam Sari yang dikemas dalam bentuk cerita sehingga menarik untuk dibaca.

Karena pembaca diajak untuk ikut merasakan lika-liku, perjuangan dan kebahagian yang dirasakan Nilam Sari sebagai seorang womanpreneur.

Tak hanya itu, pembaca juga akan mendapatkan ilmu-ilmu bisnis berikut ini dari beliau:

1. Bagaimana memulai bisnis dengan kemungkinan sukses lebih besar?
2. Bagaimana membangun bisnis yang seharusnya?
3. Bagaimana seharusnya mengelola uang?

4. Bagaimana memulai investasi yang benar?
5. Bagaimana memiliki bisnis hingga 1200 cabang lebih?
6. Bagaimana go international?

7. Bagaimana membangun jaringan bisnis hingga mancanegara?
8. Apa yang harus disiapkan untuk membuka cabang di luar negeri?
9. Bagaimana mendapatkan penghargaan hingga di luar negeri?

10. Bagaimana merekrut tim yang tepat untuk melejitkan bisnis kita?
11. Bagaimana membangun tim dan mengelola 1100 karyawan?
12. Bagaimana mengelola dan menyikapi kerugian milyaran rupiah?

13. Bagaimana menyikapi dan mengelola hutang puluhan milyar?
14. Bagaimana recovery bisnis bangkit dari hutang puluhan milyar?
15. Bagaimana menyikapi peluang bahkan dari pengusaha papan atas?

16. Kapan dan bagaimana kita membuat bisnis baru?
Dan beberapa ilmu lain bernilai ratusan milyar.
TUNGGU APALAGI, SEGERA DAPATKAN E-BOOKNYA DI SINI!

Thursday, 29 January 2015

ATAS NAMA KEHORMATAN (DESHONORE)



       “Atas Nama Kehormatan”, buku ini  dapat membakar semangat untuk bangkit dari keterpurukan dan memberi inspirasi orang-orang lain terutama perempuan khususnya bagi korban ketidakadilan dan kekerasan ataupun pengekangan, baik secara fisik maupun psikologis. Buku ini diterbitkan oleh Pustaka Alvabet berisi 204 halaman dengan ukuran 12,5x20 cm. Cerita dipaparkan oleh Mukhtar Mai (kakak perempuan yang dihormati) dan ditulis dengan bantuan Marie-Therese Cuny, seorang penulis yang sudah lama memperjuangkan hak-hak perempuan. Buku yang terbit pertama kali di Prancis 12 Januari tahun 2006 dengan judul “Deshonore” (Oh! Edition) dan kemudian pada 31 Oktober tahun yang sama dirilis di AS dengan judul “In The Name of Honor” ini merupakan sebuah memoar (true story) inspirasional dan menggugah tentang perjuangan seorang perempuan dalam menghadapi ujian yang sangat berat dalam hidupnya. Bagi perempuan manapun, peristiwa yang dihadapi Mukhtar Mai (MM) merupakan kisah tragis yang sulit dijalani, diingat, diceritakan. Namun demi keadilan, kehormatan serta harapan untuk kebaikan perempuan lain di seluruh dunia ini, MM, seorang perempuan Pakistan berani membuka lukanya dan menceritakan “kejahatan kehormatan” yang dialaminya yang merupakan aib baginya dan keluarganya, juga telah mencoreng kehormatan hukum/ pengadilan negeri pecahan India itu.

        Mukthar Mai (MM) bernama asli Mukhtaran Bibi. Nama populer Mukhtar Mai yang berarti “kakak perempuan yang dihormati” didapatkannya dari perjuangan berat nan panjang yang telah dilakukannya selama ini. MM adalah janda tanpa anak berusia 32 tahun yang merupakan anak seorang petani miskin. Beliau tinggal di Meerwala, sebuah desa kecil di selatan Punjab yang berdekatan dengan perbatasan India. Pada bulan Juni 2002 MM diperkosa oleh empat orang laki-laki dari suku klan Mastoi di desanya. Perkosaan tersebut adalah hukuman adat atas “kejahatan susila” yang dituduhkan terhadap adik laki-lakinya bernama Abdul Syakur yang baru berusia 12 tahun. Syakur difitnah telah melakukan zina (ziadti) dengan perempuan bernama Salma berusia lebih tua darinya (sekitar 27 tahun) yang merupakan anak dari suku Mastoi yang berkasta lebih tinggi. Syakur telah ditahan polisi. Sedang MM terpaksa harus menjalani hukuman untuk menebus kehormatan keluarganya yang bersuku Gujar, kasta lebih rendah dari Mastoi. Di depan pengadilan adat Dewan Jirga, MM bertekuk lutut meminta belas kasihan atas nama keluarganya dan memohon agar adiknya dibebaskan. Namun ternyata apa yang dilakukan MM justru mendapat tanggapan berupa tindakan bringas dari empat laki-laki Mastoi. MM diseret ke sebuah gubuk kemudian ditelanjangi dan disetubuhi secara paksa. Setelah diperkosa tubuh MM dibiarkan begitu saja tergeletak seorang diri di luar gubuk dengan setengah telanjang karena hanya dibalut pakaian yang telah terkoyak-koyak. Ratusan pasang mata penduduk desa yang melihatnya hanya diam tak berbuat-buat apa. MM hanya dapat menangis dan menjerit dalam hati, menahan sakit, malu dan marah.

        Pengalaman pahit MM ini telah mengundang banyak perhatian dari kalangan jurnalis juga aktivis perempuan serta pembela hak asasi manusia. MM dengan sangat berani berjuang melawan penindasan di desanya di mana itu justru difasilitasi atau dilindungi oleh dewan adat. Kebanyakan perempuan yang menjadi korban pemerkosaan akan lebih memilih untuk diam kemudian bunuh diri. Namun tidak dengan perempuan buta huruf ini. Meski beliau bukan termasuk perempuan yang berpendidikan namun tidak menghalangi niatnya untuk bangkit melawan ketidakadilan dan memperjuangkan hak-hak serta kehormatan diri, keluarga dan perempuan pada umumnya. Beliau mempunyai cita-cita mulia yaitu memberikan pendidikan dan pengobatan gratis kepada warga di desanya terutama perempuan agar tidak mengalami kesialan seperti dirinya. Beliau ingin memberantas kebodohan dan  penindasan di desanya. Kisah MM ini juga telah terangkum dalam film dokumenter tentang kekerasan seksual di Pakistan dengan judul “Land, Gold and Women”.    


      Berikut hasil perjuangan panjang MM dan beberapa apresiasi untuk beliau. Pada tanggal 5 Juli 2002 MM menerima uang kompensasi sebesar USD 8.200 dari pemerintah Pakistan. Dengan uang itu MM mendirikan pusat perlindungan dan pendidikan bagi perempuan “The Mukhtar Mai Womens’s Welfare Organization”. Tanggal 2 Agustus 2005 pemerintah Pakistan menganugerahi medali emas Fatima Jinnah atas keberanian dan keteguhan MM. 2 November 2005 Majalah AS “Glamour” menjuluki MM sebagai “Woman of The Year”. Tanggal 2 Mei 2006 di markas PBB MM menyampaikan pesan pada dunia bahwa seseorang harus berjuang demi hak mereka dan hak geerasi berikutnya. Bulan Desember 2006 MM dinobatkan sebagai salah satu dari 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia versi Majalah “TIME”. Atas kontribusi MM terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) pada Maret 2007 Dewan Eropa menghadiahinya Nourth-South Prize (2006).

        Di bawah ini saya sajikan juga beberapa kutipan yang saya ambil dari buku “Atas Nama Kehormatan” agar dapat memberikan inspirasi pada kita semua utamanya para perempuan. :)

“Kepercayaanku pada keadilan Tuhan mungkin lebih besar dari rasa percayaku pada keadilan manusia.” (MM)

“Kau takut pada setiap orang dan setiap hal. Jika kau terus bersikap seperti itu maka kau tak akan pernah berhasil. Kau harus menghadapi masalahmu sendiri.” (Naseem Akhtar)

“Ketidaksukaan laki-laki atas intelegensi yang dimiliki perempuanlah yang menjadi faktor tersingkirnya perempuan.” (MM)

“Perempuan harus menemukan pemahaman diri sendiri sebagai manusia juga menghormati diri sendiri sebagai seorang perempuan.” (MM)

“Aku percaya Tuhan, aku mencintai desaku, negaraku. Aku ingin mengubah keadaan negeri ini, membantu seluruh korban pemerkosaan dan generasi anak-anak perempuan di masa depan.” (MM)

“Apakah menjadi suatu dosa di negara jika seseorang dilahirkan miskin dan sebagai seorang perempuan?” (Mera Kya Kasur)

“Seseorang tidak seharusnya merasa bersalah atas kejahatan orang lain.” (Mera Kya Kasur)

“Hanya perempuan yang dapat mengerti betapa hancurnya, secara fisik dan psikologis, seorang perempuan setelah mengalami pemerkosaan...” (MM)

“Aku bukan hanya berjuang untuk diriku sendiri tapi juga untuk seluruh perempuan yang telah dihina atau diabaikan...” (MM)

“Kehormatan sejati tanah kelahiranku adalah memberikan kesempatan kepada perempuan, baik yang berpendidikan maupun yang buta huruf untuk menyuarakan protes demi menentang ketidakadilan yang dialaminya.” (MM)

"Jika kehormatan laki-laki terletak pada perempuan, lalu mengapa laki-laki ingin memperkosa atau membunuh kehormatan tersebut?” (MM)